Monday, June 20, 2011

Jerry Kamit (The Master OF Sape Sarawakian)

So.. bagi mereka yang tidak tahu banyak yang bertanya pada saya musik latar di blog ini title/karya siapa/gimana downloadnya/ada yang lain gak??
title nya: Lan e karya Jerry Kamit di album Sape easy listening volume 1. beli langsung di music shop Sarawak saat sukan borneo 2007.
oleh karena dibuat dengan maksud industry, bukan kedaulatan saya soal keiinginan anda memilikinya... ehhhe....



Album : Jerry Kamit Sape easy listening volume 1.
Artist : Jerry Kamit.
Format : CD Audio.
Isi 8 track : Datun Julud, Lan E, Leleng, Harmony, Lonely, Fantasy, Happines, Travellers

siapa dia?
Jerry Kamit
Kebangsaan : Malaysia.
Lahir, Serian 12 November 1974.
Latar Belakang Pendidikan : S.M.K. Balai Ringin.
Hobi: bermain Sape, Menyanyi, Begawai


Pengaruh Musik : Tusau Padan (pemain Sape Legendaris asal Sarawak)
Ia menjadi pemain sape pro sejak tahun 1996 (22 tahun) hingga sekarang dan seabreg prestasi yg telah diakui dunia yg tidak saya rangkum di posting ini.

Kenapa saya menaruh karyanya sebagai latar belakang blog?? selain karena keindahan ianya karena kedahagaan saya akan musik dayak yang pada saat itu cenderung bosan dengan musik sape yang cenderung jalan di tempat. masa sih musik tradisional asal dayak ini gak bisa dikolaborasikan dengan dunia modern seperti musik2 daerah lainnya...?? (dalam konteks keindahan penuh sebuah instrumentalia yang bisa diterima oleh siapapun)
memang tidak hanya dia. masih banyak yg lainnya pemusik sapek yang sudah berkiprah, tapi Jerry Kamit lah yang pertama kali saya dengar (bisa dibayangkan rasa sensasinya)
praktis hari itu saya langsung berkata pada hati inilah yang saya cari -cari selama ini, karya baru di beberapa item, editing yang sempurna dan tidak asal2an seperti kelas kacang ataupun sekedar sodor, tapi di album ini saya temukan bahwa keinginan saya terpenuhi lewat karya-karyanya..

Apatah pencarian saya sudah cukup?? tidak sebab bagi saya Harapan kedepannya semoga lahir artist-artist lain lagi di kemudian hari yang lebih... lebihhh..... lagi yg mampu membuat kita menikmati indahnya alunan sebuah seni lewat benda alat musik tradisional orang ulu, dayak ini yang bernama sape, sape', sapek, sapeq, sampe... wateva the pronoun effect.
dan bisa saja itu saya, kamu atau dia.. so MARI BERKARYA..

Monday, June 28, 2010

My sweet Blog 2th Anniversary

Dapat diukur dari Rank maupun quick message yang tersedia, Saya pribadi tentunya sangat senang karena ternyata eh ternyata ke-narcis-an atau sumbangsih saya sedikit berkenan di hati para followers, usernet yang tertarik, atau juga yang tersesat karena efek googling plus 2012 alasan lain yang menjadi penyebabnya.. (entahlah..saya tak mau tahu) yang pasti Blog ini sudah lumayan eksis berkat kalian.. 

“Adalah sebagai tempat Sharing dan saling berbagi itulah makanya Blog ini tercipta” namun.. saya pun tak memungkiri kalau “ada Sapeq dibalik batu” yups.. maksud lainnya ialah sebagai sosialisasi untuk segala produk dari Sapeq Workshop agar bisa diterima oleh calon konsumen sebagai trik penetrasi pasar yang ada di dunia ini.. khusus point yang satu ini.., please.. harap Maklum! :D :D

Tak bisa dipungkiri semua Harapan, Support, Pertanyaan dan segala tetek bengek resiko sebagai Mentor harus saya hadapi dari anda pengunjung blog Sapeq ini.

Diharapkan dapat berkenan bagi anda yang kemungkinan sudah kecewa sebelumnya akibat tak ada kepastian dari keinginan anda semua.. maka dari banyaknya Request maupun pertanyaan baik melalui e-mail langsung, Telepon dan Sms maupun yang terlihat di cbox, di Artikel yang termasuk Kategory Nyampah ini saya mencoba menjawab dan juga mencoba mencapai titik temu dari pemikiran saya serta alasan-alasannya, Secara Klise saya rangkum disini..

  • Permintaan paling sering yaitu Tentang Irama Musik dayak Sape Sekali Lagi.. Adalah sebagai tempat Sharing dan saling berbagi itulah makanya Blog ini tercipta, tapi mohon maaf di blog ini saya tak akan memberikan sesuatu yang diluar kuasa saya sebagai insan penikmat dan pelestari Seni khususnya Budaya Dayak.., oleh karena Saya sangat-sangat menghargai Karya Seni dan kekayaan Intelektual Seseorang pula tak menyetujui adanya plagiat apalagi pembajakan maka request anda tak dapat dipenuhi sementara ini, namun saya janji akan mengusahakan Solusi nya.
  • Tentang dimana, Siapa dan sebagainya.. walaupun kearah sana sudah saya rencanakan sadarilah keterbatasan saya soal itu, tak mungkin saya membahas sesuatu yang tak saya ketahui.. masakan mungkin membahas tentang sejarah sapeq dimana saya tak paham ataupun berbual berdasarkan gosiip..cih…emang situ mau di bohongi.. gak mungkin kan.. ;)
  • Seiring berjalan waktu (tak terhitung Kelbit dan Merchandise Lain) Sapeq produksi kami telah mencapai produksi 50 unit sejak pertama kali dibuat pada tahun 2004. Para Seniman2 Panggung yang konsepnya berpindah tempat di seputaran Negara Indonesia maupun sebagai Duta wisata mempercayakan pula pada kami.., gak nyombong U.S.A dan 1 Negara Eropan yaitu Jerman juga ambil... walau kesannya seperti Belalang Memuji Pahe..ahahaha.. Cuma mau pastikan kok, tak ada alasan lagi bagi anda untuk Ragu.. so.. Buruan pesan ^^
  • Soal tata cara Penulisan Artikel dan gaya bahasa yang saya Posting. Masa bodoh, mungkin itu sudah cara saya berkomunikasi melalui tulisan dengan anda, jadi terima saja deh.. telan bulat-bulat. Ketimbang kita terjebak dari debat Kusir yang ber-potensi besar untuk merusak kedamaian Dunia dan berujung pada Dosa, seperti yang marak di praktekkan oleh orang-orang berdasi sejak awal Reformasi di hampir Semua televisi Indonesia..hahaha....peace!
  • Ketahuilah.. saya berani unjuk diri di dunia ini (termasuk pula dunia maya) karena telah belajar dan paham aturan mainnya juga sudah dipertimbangkan masak-masak walaupun celah kesalahan masih tersisa sekian persen.. pastinya niat jahat tak ada sama sekali dalam benak saya dan saya mohon jangan dipancing kearah Mudharat.

Sebagai mahkluk Manusia yang hidup secara nyata bermasyarakat walau pada awalnya sangat susah, saya membiasakan diri untuk mencoba mengerti dan memahami orang mulai dari suku,ras,latar belakang,agama dan strata sosial baik dari segi kebiasaan maupun cara bicara dalam menyampaikan maksud dan tujuannya… maka begitu pula yang saya harapkan dari anda.. 

Dan.......Mari jadikan anugerah tuhan sebagai media menyempurnakan diri..

Wednesday, October 14, 2009

Notasi traditional Sape dayak " Datun "

Untuk mempelajari Irama music Musik dayak Sapeq, Datun adalah yang selalu diajarkan pertama kali oleh para Guru Sapeq kepada mereka yang baru belajar memainkannya. Karena selama ini belum ada panduan khusus (juga kesempatan bagi saya) yang menulis segala hal tentang Alat Music Sapeq serta Notasi Iramanya, maka Tutorial kali ini saya mencoba untuk menulisnya yaitu “Datun” yang di transpose khusus untuk pemula.


Datun (basic version)
tempo : sedang

2 3 5 5 5 5 6 5 7 6 5 5 5 3 2
2 3 5 5 5 5 6 5 7 6 5 5 5 3 2
2 3 5 5 5 5 6 5 6 5 7 7 7 7 2’

2’ 2 ’7 5 5 7 6 5 6 5 7 7 7 7 2’

2’ 3’ 5’ 5’ 5’ 5’ 6’ 5’7’ 6’ 5’ 5’ 5’ 3’ 2’
2’ 3’ 5’ 5’ 5’ 5’ 6’ 5’7’ 6’ 5’ 5’ 5’ 3’ 2’

2’ 2’ 7 7 7 7 6 5 6 5 7 7 7 7 2’

2’ 2’ 7 7 7 7 6 5 7 6 5 5 5 3 2

Diulang dari atas/awal


Agar memudahkan anda mempelajarinya, download juga iramanya,
untuk format mp3 dengan iringan Sapeq original :

Sunday, August 30, 2009

Sapeq karang atau Sape Bersenar dua (part.2)

Peranan Sapeq Karaang terhadap Upacara adat

Sapeq Karaang dipakai juga dalam upacara religius seperti Acara Adat Pelekaq Toq yang berarti melepas kepergian seseorang yang baru meninggal. Hal ini dimaksudkan ialah sebagai iringan musik yang mengandung unsur cerita dalam melakukan perjalanan pulang menghadap Amai Tingai sang pencipta. Oleh karena pada topik ini membahas peranan alat musik Sapeq terhadap Upacara adat maka hal itu tidak dibahas dengan rinci disini. (khusus hal tentang upacara adat dan istilah Dayung ini memiliki porsi serta pembahasannya tersendiri)

Saat upacara adat ini berlangsung tentunya tanpa tarian karena dimainkan pada masa berkabung. cara memainkannya pun berbeda dengan biasanya yaitu dengan diiringi alunan syair yang dinyanyikan oleh seorang Dayung (dalam arti harafiahnya “dukun”) karena itu juga Sapeq Karaang disebut juga Sapeq Dayung.

Irama sape pada saat upacara ini berlangsung pun tidak seperti yang biasa pada saat dimainkan untuk keperluan tarian. Iramanya mengalami perubahan pada lagu yang sangat miskin dengan nada dan terkadang tanpa keteraturan aransemen. seringkali terjadi syair dan lagu yang mempunyai arti khusus itu tercipta tergantung dari ilham sang Dayung yang keluar begitu saja diluar kuasanya sebagai manusia. untuk gampangnya kita sebut saja kesurupan.

Melihat sejarah dari Sapeq Karaang diciptakan, entah sejak kapan kebudayaan mencampur unsur Sapeq pada upacara adat dayak ini pastinya dimulai. yang pasti Upacara Adat Pelekaq Toq telah turun temurun diwariskan dan tetap terus menerus dilestarikan hingga kini.

Meskipun Sapeq Karaang di ciptakan untuk tarian berkelompok, Karena aplikasinya dengan acara religius dan pertimbangan bahwa Sapeq jenis ini tidak dimiliki pada semua etnis dayak lain (yang memiliki kebudayaan Sapeq) membuatnya kurang bisa dan tidak diakui untuk di kategorykan sebagai jenis Irama Datun.

Lihat sebelumnya (part-1)